Jumat, 12 Februari 2016

MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)



Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh….

Di artikel ini saya akan menjelaskan tentang MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) dan dampak positif dan dampak negatif dari Masyarakat Ekonomi ASEAN bagi Indonesia.
MEA (ASEAN Economic Society) yang kita tahu adalah suatu penyatuan kegiatan ekonomi dari Negara-negara anggota ASEAN, dimana kegiatan ekonomi tersebut tidak lagi dibatasi oleh peraturan-peraturan tertentu atau masih dibatasi, tetapi dengan peraturan yang lebih longgar dari sebelumnya.

Dan diberlakukannya MEA pada tahun 2016 maka ASEAN diharapkan menjadi kawasan yang :
1.     Memiliki daya saing yang tinggi terhadap kawasan besar lainnya seperti China, India, atau Eropa.
2.     Memiliki pembangunan ekonomi yang merata
3.     Terintegrasi langsung dengan ekonomi global
Dan dengan bebasnya tenaga kerja, investasi barang dan jasa untuk berpindah dari satu Negara ke Negara lain dikawasan ASEAN, maka diharapkan bahwa tiap-tiap Negara akan saling melengkapi dan memperkuat ekonominya satu sama lain, dan pada akhirnya meningkatkan pembangunan ekonomi di kawasan ASEAN secara keseluruhan.

Adapun dampak positif dan dampak negative yang akan ditimbulkan MEA terhadap Indonesia itu sendiri yaitu:
Dampak positif
1.     Produk dan jasa dalam negeri memiliki daya saing
2.     Lapangan krj bertambah karena bertambahnya perusahaan baik perusahaan dalam negeri maupun perusahaan asing
3.     Memungkinkan para pengusaha untuk secara lebih mudah untuk melebarkan sayap ke pasar ASEAN
Dampak negative
1.     Konsumen akan lebih memilih produk-produk luar negeri yang memiliki branding dari pada produk-produk dalam negeri yang kualitasnya tidak beda jauh
2.     Dan jika kita kalah bersaing itu akan membuat pengangguran bertambah


Senin, 11 Januari 2016

FLOWCHART PENANGGULANGAN SAMPAH



Dalam postingan kali ini, kelompok kami akan membahas sedikit topik penanggulangan sampah yang terjadi pada lingkungan sehari-hari. Seperti yang telah kita semua tahu, sampah merupakan permasalahan pelik yang terjadi atas dasar kurangnya kesadaran masyarakat untuk melesatrikan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat.
Berikut ini merupakan flowchart yang kelompok kami buat dalam hal penanggulan sampah tersebut:

Ket :
Dimulai dari melakukan kerja bakti, kemudian dari hasil kerja bakti kita dapat mengumpulkan sampah. Hasil dari pengumpulan sampah tadi kita dapat memisahkan menjadi beberapa jenis.
Dan berikut adalah cara pemisahan sampah dan penangannya :
·         Jika sampah tersebut adalah sampah Organik maka daur ulang yang dilakukan menjadi pupuk kompos.
·         Jika sampah tersebut adalah sampah  Anorganik maka dapat dibedakan lagi menjadi sampah anorganik yang dapat didaur ulangkan dan sampah anorganik yang tidak bisa didaur ulang.
·         Jika sampah  anorganik dapat didaur ulangkan maka akan mengasikan kerajinan.
·         Jika sampah anorganik yang tidak bisa didaur ulangkan maka sampah tersebut akan dikumpulkan ke TPS setempat.
·         Dan selesai


Kelompok: Priliani Fabian, Claudia Lukita D, Ira Rahmadina, Tika Syifa A, Sullistya W, Zaskya Setya P

Jumat, 08 Januari 2016

PENANGGULANGAN SAMPAH


Dalam postingan kali ini, kelompok kami akan membahas sedikit topik penanggulangan sampah yang terjadi pada lingkungan sehari-hari. Seperti yang telah kita semua tahu, sampah merupakan permasalahan pelik yang terjadi atas dasar kurangnya kesadaran masyarakat untuk melesatrikan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat.
Berikut ini merupakan flowchart yang kelompok kami buat dalam hal penanggulan sampah tersebut:

 

Ket :
Dimulai dari melakukan kerja bakti, kemudian dari hasil kerja bakti kita dapat mengumpulkan sampah. Hasil dari pengumpulan sampah tadi kita dapat memisahkan menjadi beberapa jenis.
Dan berikut adalah cara pemisahan sampah dan penangannya :
1.   Jika sampah tersebut adalah sampah Organik maka daur ulang yang dilakukan menjadi pupuk kompos.
2.    Jika sampah tersebut adalah sampah Non Organik maka daur ulang yang terjadi menjadi sebuah kerajinan.
3.   Dan jika sampah yang tidak terpakai bisa menjadi dapat menjadi tumpukan sampah maka, kita bisa membakar sampah dan mengubur sampah di dalam tanah.
·        4.  Dan selesai.

Kelompok: Priliani Fabian, Claudia Lukita D, Ira Rahmadina, Tika Syifa A, Sullistya W, Zaskya Setya P

Kamis, 12 November 2015

URBANISASI




Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh….

Di artikel ini saya akan menjelaskan tentang urbanisasi dan dampak positif dan dampak negatif dari urbanisasi didaerah perkotaan.

          Urbanisasi yang kita tahu adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota atau perpindahan dari kota kecil ke kota besar untuk tujuan yang berbeda-beda.
          Menurut pendapat saya urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota untuk mencapai tujuan dari penduduk desa agar tercapai tujuannya  didaerah perkotaan. Hal ini dapat terjadi karena  menurut pandangan penduduk desa didaerah perkotaan dapat menghasilkan pendapatan yang lebih besar dari pada didaerah pedesaan, sehingga banyak warga desa yang berbondong-bondong mengadu nasib di daerah perkotaan.
          Dampak negatif dari urbanisasi itu sendiri di perkotaan adalah semakin banyaknya jumlah penduduk diperkotaan dapat memperkecil lapangan pekerjaan sehingga mengakibatkan banyaknya pengangguran, kemudian akan meningkatkan besarnya kemiskinan sehingga dari dampak itu semua maka akan muncul kriminalitas, dan dampak lain dari urbanisasi  yaitu banyaknya dibangun gedung-gedung untuk meningkatkan lapangan pekerjaan namun hal ini dapat mengakibatkan kurangnya lahan hijau dan daerah resapan air didaerah perkotaan sehingga dapat mengakibatkan bencana banjir.
          Dampak positif dari urbanisasi diperkotaan adalah karena tingginya tingkat persaingan maka penduduk berlomba-lomba untuk meningkatkan kemampuannya salah satunya dengan cara meningkatkan pendidikannya yaitu dengan cara menempuh pendidikan hingga sarjana, sehingga dapat menghasilkan penduduk yang berkualitas tinggi, sehingga mewujudkan perkembangan industri yang lebih baik di daerah perkotaan.

Rabu, 21 Oktober 2015

KERIBUTAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.... 

Di artikel ini saya akan bercerita masalah sosial yang terjadi di lingkungan RT Saya, yang beralamat di jalan rawa kuning RT 08/07 kelurahan pulogebang kecamatan cakung jakarta timur.

Masalah yang telah terjadi di lingkungan saya, salah satunya yaitu adanya keributan yang dilakukan anak  di bawah umur. Mereka membawa senjata tajam, seperti: celurit, golok, gear motor, dll. Serta  mengancam masyarakat sekitar jika tidak memberikan sejumlah uang  yang mereka inginkan.

Masalah tersebut berlansung selama seminggu, hingga ada seorang warga yang melaporkan kejadian tersebut  ke ketua RT setempat. Lalu ketua RT melaporkan kejadian tersebut ke KAMTIBNAS RW.
 
Keesokan hari nya KAMBTIBNAS datang  ke RT saya untuk  melakukan investigasi lebih lanjut, lalu ke  tua RT menjelaskan kejadian  tersebut kepada KAMTIBNAS. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 9 hingga 10 malam dan dilakukan oleh 7 orang anak dibawah umur. Ketua RT mengenali salah seorang anak tersebut adalah anak dari warganya, setelah mendengar penjelasan dari ketua RT tentang masalah yang terjadi, kemudian  KAMTIBNAS berencana menangkap dan memberi nasehat kepada anak-anak tersebut  dengan ditemani  kedua orang tuanya.

Keesokan harinya  KAMTIBNAS datang pada pukul 9 malam di tempat  kejadian perkara. Pada saat yang tepat, KAMTIBNAS langsung menangkap sekumpulan anak itu beserta bukti yang  ada di tkp. Kemudian membawa mereka ke rumah Ketua RT untuk di interogasi. 

Ketika  di rumah Ketua RT, anak-anak tersebut diberikan sejumlah pertanyaan oleh KAMTIBNAS. Salah  satunya adalah siapa orang dari mereka, kemudian KAMTIBNAS memanggil masing-masing orang tua mereka. Setelah orang tua mereka datang, KAMTIBNAS menjelaskan masalah yang terjadi antara keluhan warga dengan anak-anak tersebut dan memberikan teguran keras kepada orang tua dari anak-anak tersebut  agar tidak mengulangi kejadian tersebut serta menandatangani perjanjian yang  telah di sepakati.